Bagi para pengguna Linux/Unix, mengakses file-file tertentu tidaklah mudah jika kapasitas dirinya adalah sebagai pengguna standar. File-file atau folder tertentu, seperti folder /etc/, hanya dapat diakses jika pengguna memiliki akses sebagai administrator. Tapi dengan sebuah perintah sudo maka seorang pengguna standar dapat membuat dirinya berstatus administrator untuk sementara.

Dalam manual Linux/Unix, sudo didefinisikan sebagai allows a permitted user to execute a command as the superuser or another user, as specified in the sudoers file. Dan adapun cara menggunakan berikut options adalah seperti di bawah:
sudo -V | -h | -l | -L | -v | -k | -K | -s | [ -H ] [-P ] [-S ] [ -b ] | [ -p prompt ] [ -c class|- ] [ -a auth_type ] [ -u username|#uid ] command
Biasanya saya jarang menggunakan options di atas karena penggunaan sudo sangat mudah. Untuk mencetak daftar file dan folder dalam /usr/local/protected misalnya, maka perintah yang dijalankan adalah
$ sudo ls /usr/local/protected
Intinya adalah dengan sudo Linux/Unix pengguna biasa mampu membuat dirinya berkuasa seperti superuser. Bagaimana cara menggunakan sudo Linux/Unix yang tepat untuk sehari-hari? Simak berikut ini:
Jono: Juminten, jadi pacarku ya?
Juminten: Apa? Jadi pacarmu? Ogah! Kamu nggak se-level sama aku. ![]()
Jono: sudo jadi pacarku ya.
Juminten: Okay!
Related points
Tags: humor, linux, sudo, Tips, unix

Maksaaaaaa
)
Juminten tetep gak mau, password is not secure enough
Jono: sudo jadi pacarku ya.
kemarin cara nembaknya yang di Bandung begini toh bang? :p
LOL
Kalo kemarin, tanya sendiri sama orangnya.
#ngikik ..
jangan2 pas nembak si mbak mojang bandung pakai sudo ya?
*digetok pake sapu lidi*